• "Pusaka yang diterima dari generasi‚Äźgenerasi sebelumnya sangat penting sebagai landasan dan modal awal bagi pembangunan masyarakat Indonesia di masa depan, karena itu harus dilestarikan untuk diteruskan kepada generasi berikutnya dalam keadaan baik, tidak berkurang nilainya, bahkan perlu ditingkatkan untuk membentuk pusaka masa datang".

    (Piagam Pelestarian Pusaka Indonesia, 2003)

  • Perayaan Tahunan secara resmi dibuka oleh Direktur Jenderal UNESCO Irina Bokova di UNESCO pada bulan November 2011, dan peluncuran seremonial dengan konser oleh Duta Besar UNESCO Goodwill Herbie Hancock diadakan di Markas Besar UNESCO di Paris, Perancis pada Januari 2012. Peristiwa lain telah terjadi sepanjang tahun di seluruh dunia, sejalan dengan tema "World Heritage dan Pembangunan Berkelanjutan: Peran Masyarakat Lokal". Puncak acara penutupan yang diselenggarakan di Kyoto, Jepang pekan lalu, dan peluncuran Visi Kyoto.
  • Masjid Raya Baiturrahman merupakan salah satu icon yang paling kuat di daerah Aceh. Awal mulanya dibangun oleh Belanda pada tahun 1881 dengan atap berkubah satu. Tahun 1936 kubahnya bertambah menjadi 3. Berikutnya pada tahun 1958-1968 menjadi 5 kubah dan menjadi 7 kubah seperti saat ini yang ditambahkan pada tahun 1994. Disana juga terdapat tugu Kohler, tempat dimana ia tertembak dan terbunuh di masa perang Aceh-Belanda.

  • Sebagai salah satu masjid yang tertua di Banjarmasin, Masjid Jami Sungai Jingah menjadi pusat kegiatan Islam di Banjarmasin. Bangunan masjid memiliki arsitektur campuran sehingga menyerupai masjid yang terdapat di Pulau Jawa.

    Salah satu ciri khas kegiatan di Masjid Jami, selama Bulan Suci Ramadhan Shalat Tarawih dilakukan sama seperti di Masjidil Haram Mekkah. Shalat Tarawih 20 raka'at, dan merampungkan satu juz Alquran tiap malamnya.

  • Perihal naga ini dianggap sebagai link atau garis keterkaitan antara Buton dengan imperium Cina di masa lalu. Naga dikenal sebagai hewan mitis yang tidak pernah ada, namun seakan pernah hidup dalam folklor atau dongeng bangsa Cina. Keberadaan naga di Buton bisa tafsir bahwa di masa lalu, pernah terjadi kontak atau dialog dengan kebudayaan Cina melalui kehadiran sejumlah tokoh asal Cina di tanah Buton.

    Dari perjalanan sejarah tersebut maka Naga dijadikan simbol Kota Baubau.

Berita Terkini

Mantan Menteri Pariwisata Usulkan Heritage Emergency Response

Print E-mail
Written by Administrator    Tuesday, 13 November 2012 16:54

Mantan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, I Gede Ardhika, mengusulkan dibentuknya Heritage Emergency Response atau satuan tugas yang mengamankan pusaka sejarah sewaktu terjadinya bencana alam. Salah satu tujuannya adalah menghindari hilangnya benda bersejarah pada saat bencana terjadi, entah rusak atau karena dijarah orang.

Read more...
 

Sarasehan Kota Hijau dan Kota Pusaka, untuk Kota Berkelanjutan

Print E-mail
Written by Administrator    Monday, 12 November 2012 14:00

Melalui pengembangan Kota Hijau dan Kota Pusaka yang telah bergulir sejak 2011, terungkap berbagai upaya unik dari setiap daerah di Indonesia dalam mengartikulasikan konsep keberlanjutan secara konkret. Oleh karena itu kegiatan Sarasehan Kota Hijau dan Kota Pusaka ini menjadi media belajar antar Kabupaten/ Kota peserta, perihal beragam upaya unik tersebut dalam mengaktualisasikan konsep keberlanjutan. Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Menteri PU Hermanto Dardak, saat membuka Kegiatan Sarasehan Kota Hijau dan Kota Pusakasebagai bagian dari rangkaian puncak peringatan Hari Tata Ruang 2012 di Jakarta (9/11).

Read more...
 

Pemerintah Belanda Mendukung Program Kota Pusaka

Print E-mail
Written by Administrator    Thursday, 27 September 2012 14:35

Pemerintah Negara Belanda melalui Ministry of Education, Culture and Science, menyatakan dukungan terhadap Program Penataan dan Pelestarian Kota Pusaka (P3KP) yang diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Penataan Ruang Kementerian Pekerjaan Umum. Hal ini disampaikan pada pertemuan antara Direktorat Jenderal Penataan Ruang Kementerian Pekerjaan Umum dengan perwakilan dari Ministry of Education, Culture and Science, serta Badan Pelestarian Pusaka Indonesia (BPPI) di Jakarta (27/9). Di kesempatan ini Direktur Perkotaan Joessair Lubis mengungkapkan apresiasinya atas dukungan Pemerintah Belanda.

Read more...
 

Find Us on Facebook

Facebook Image

Who's Online

We have 5 guests online

Chating Online


Destia
Icha

Wina

Roy

Tommy

You are here: Home

FOTO BERITA GALLERY

Mantan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, I Gede Ardhika, mengusulkan dibentuknya Heritage Emergency Response atau satuan tugas yang mengamankan pusaka sejarah sewaktu terjadinya bencana alam. Salah satu tujuannya adalah menghindari hilangnya benda bersejarah pada saat bencana terjadi, entah rusak atau karena dijarah orang.

Melalui pengembangan Kota Hijau dan Kota Pusaka yang telah bergulir sejak 2011, terungkap berbagai upaya unik dari setiap daerah di Indonesia dalam mengartikulasikan konsep keberlanjutan secara konkret. Oleh karena itu kegiatan Sarasehan Kota Hijau dan Kota Pusaka ini menjadi media belajar antar Kabupaten/ Kota peserta, perihal beragam upaya unik tersebut dalam mengaktualisasikan konsep keberlanjutan. Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Menteri PU Hermanto Dardak, saat membuka Kegiatan Sarasehan Kota Hijau dan Kota Pusakasebagai bagian dari rangkaian puncak peringatan Hari Tata Ruang 2012 di Jakarta (9/11).

Pemerintah Negara Belanda melalui Ministry of Education, Culture and Science, menyatakan dukungan terhadap Program Penataan dan Pelestarian Kota Pusaka (P3KP) yang diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Penataan Ruang Kementerian Pekerjaan Umum. Hal ini disampaikan pada pertemuan antara Direktorat Jenderal Penataan Ruang Kementerian Pekerjaan Umum dengan perwakilan dari Ministry of Education, Culture and Science, serta Badan Pelestarian Pusaka Indonesia (BPPI) di Jakarta (27/9). Di kesempatan ini Direktur Perkotaan Joessair Lubis mengungkapkan apresiasinya atas dukungan Pemerintah Belanda.

Indonesia dapat belajar banyak dari kota-kota Rusia, seperti Moskow yang telah mengalami proses transformasi sosial-ekonomi yang pesat dan positif, mengelola perubahan dengan baik dalam 25 tahun terakhir. Dalam kaitan tersebut Rusia dapat menjadi mitra potensial untuk bidang penataan ruang kota dan wilayah, serta pembangunan infrastruktur ke-PU-an, seperti jalan dan jembatan, air bersih dan sanitasi, permukiman, pengembangan ruang terbuka hijau (RTH), pengendalian banjir dan drainase, bahkan underground space technologi. Hal itu dikatakan oleh Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, dalam diskusi dengan pejabat dan staf KBRI Moskow di Moskow, Rusia (13/9).